Rabu, 18 Januari 2017

Telematika di Kamboja

Telematika di Negara Kamboja
       
Sebelum tahun 1980’an, Kamboja masih terisolasi dengan perkembangan dan kemajuan dalam komunikasi dan teknologi. Pada Januari 1987, menggunakan stasiun Intersputnik ruang angkasa Soviet mulai beroperasi di Phnom Penh dan membangun hubungan komunikasi dua arah antara ibukota Kamboja dengan beberapa kota seperti Moskow, Hanoi, Vientiane dan Paris. Sejak tahun 1975, untuk pertama kalinya stasiun satelit tersebut akhirnya menyambungkan jaringan telepon dan telex antara Phnom Penh, Hanoi, dan negara-negara lain.

         Negara berpenduduk 15 juta jiwa ini masuk kategori 'bebas sebagian' dalam hal kebebasan internet. Hingga kini baru sebagian warga Kamboja yang mendapat akses ke internet. Sekitar 80% populasi tinggal di wilayah pedesaan, bahkan tanpa akses listrik. Kini tingkat penyebaran internet mulai meningkat tajam.