Arsitektur
telematika adalah sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan
aplikasi (aplication layer dan lapis data dari sebuah arsitektur layer-layer
TCP/IP).
Tiga
elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai
arsitektur, adalah :
·
Arsitektur
sistem pemrosesan,
·
Arsitektur telekomunikasi
dan jaringan, dan
·
Arsitektur data.
Arsitektur
terdiri dari dua jenis, yaitu dari sisi client dan dari sisi server. Istilah arsitektur
mengacu pada desain sebuah aplikasi, atau dimana komponen yang membentuk suatu
sistem ditempatkan dan bagaimana mereka berkomunikasi.
Arsitektur Sisi Client
Sumber by Bing.com
Arsitektur dari segi Client lebih mengarah kepada pelaksanaan data yang
berhubungan dengan browser dan dengan menggunakan koneksi HTTP. Salah satu
contohnya adalah Javascript. JavaScript dalam melakukan pemprosesannya dengan
Client menggunakan Cookies sebagai penyimpanan data ke dalam Client.
Berikut ini
adalah Ciri Khas Arsitektur dari segi Client :
1. Selalu
melakukan permintaan Hak Akses ke Server.
2. Menunggu
penerimaan balasan dari Server.
3. Terkadang
terhubung ke sejumlah kecil server di waktu tertentu.
4. Berinteraksi
langsung dengan end-user menggunakan GUI.
Arsitektur Sisi Server
Sumber by Bing.com
Berikut ini
adalah Karakteristik Khusus Arsitektur dari segi Server :
1.
Selalu
menunggu permintaan dari salah satu Client.
2.
Melayani
permintaan Client dan menyelesaikan permintaan Client dengan mengirimkan data
dari Server.
3.
Server
selalu dapat berkomunikasi dengan Client dan melayani permintaan Client.
Arsitektur dari segi Client - Server
Sumber by Bing.com
|
Arsitektur dari segi Client - Server ini terdiri dari 3 jenis yaitu, Single - Tier, Two - Tier, dan Multi Tier. Saya akan membahas satu persatu dari ke-3 jenis Arsitektur segi Client Server ini.
1.
Single-Tier
Pada Arsitektur jenis Single-Tier ini hampir semua komponen produksi yang ada didalam sistem dijalankan pada komputer yang sama. Arsitektur jenis Single-Tier ini memiliki beberapa sifat yang perlu diketahui diantaranya :
·
Design
sederhana dan Alternatif harganya mahal
·
Membutuhkan
sedikit perlengkapan untuk dibeli dan memudahkan pemeliharaannya
·
Arsitektur
jenis ini memiliki kelemahan terutama di bagian sistem keamanannya yang sangat
rendah dan juga tidak memiliki skalabilitas.
2.
Two-Tier
Pada Arsitektur jenis Two-Tier ini banyak client dan sebuah server yang saling berhubungan melalui jaringan komputer. Applikasi pada client melakukan permintaan ke database yang akan mengirimkan kembali data ke client-nya.
Client - Client yang pintar
akan bertanggung jawab pada bagian interaksi antar user.Berikut ini tugas tugas dari client yang harus dilakukan seperti :
·
User
interface
·
Interaksi
database
·
Pengambilan
dan melakukan modifikasi data
·
Melakukan
sejumlah aturan bisnis
·
Dapat
melakukan penanganan suatu masalah
Server database bertugas sebagai
mengolah database. seperti, mengolah tabel,prosedur penyimpanan, dan
Trigger. Dalam Arsitektur jenis Two-Tier ini sebagian besar akan
menerapkan sistem berbasis database. Berikut ini
Kinerja Server database seperti :
·
Melakukan
Management data.
·
Keamanan
data.
·
Query,
Trigger, dan Prosedur penyimpanan.
·
Melakukan
penanganan masalah.
Arsitektur Jenis Two-Tier ini
bertujuan untuk membuat pengurangan beban pemprosesan dari komputer server ke
komputer client. Jadi semakin banyak user kinerja sistem ini tidak akan
menurunkan kualitas kerjanya. Akan tetapi, Arsitektur Jenis Two-Tier ini memiliki beberapa
kelemahan dan juga keterbatasan untuk mengaksesnya seperti :
·
Kurangnya
skalabilitas.
·
Koneksi
database harus selalu dijaga.
·
Tidak
ada pembaharuan code pada server.
·
Tidak
ada keamanan tingkat lanjut untuk menjaga suatu sistem server.
3.
Multi Tier
Arsitektur Multi Tier ini merupakan tingkat lanjut dari Two-Tier. Dimana
Arsitektur Multi Tier ini dikembangkan untuk menutupi kelemahan - kelamahan
dari Two-Tier. Dalam hal pemprosesan tingkatan Multi Tier ini disebarkan
melalui tiga lapisan.
Khusus untuh lapisan ke-3 dalam arsitektur ini
memiliki sejumlah fungsionalitas khusus seperti :
·
Layanan Presentasi ( Tingkat Client ).
·
Layanan Bisnis ( Tingkat Menengah ).
·
Layanan Data ( Tingkat Sumber Data ).
Konsep dari Arsitektur Multi-Tier ini memiliki model yang membagi sebuah fungsionalitas ke dalam sebuah lapisan - lapisan, pengamplikasian yang mendapatkan skalabilitas, keterbaharuan dan ditingkatnya sebuah lapisan keamanannya.
Sumber :
https://www.scribd.com/document/327389895/Arsitektur-Telematika
http://www.xthegamers.tk/2016/09/mengenal-lebih-jauh-arsitektur.html






Tidak ada komentar:
Posting Komentar