Macam-Macam Majas Penegasan :
1. Pleonasme
Majas pleonasme yaitu majas yang menggunakan sepatah kata yang sebenarnya tidak perlu dikatakan lagi.
Contoh :
• Kucing itu naik ke atas meja
• Budi naik ke atas atap rumah
• Adik mundur ke belakang
2. Repetisi
Majas repetisi yaitu majas yang melukiskan sesuatu dengan mengulang kata atau beberapa kata berkali-kali.
Contoh :
• Cinta ialah anugrah. Cinta ialah kesetiaan. Cinta ialah kerinduan. Cinta ialah pengorbanan.
• Hidup ialah perjalanan. Hidup ialah belajar. Hidup ialah perjalanan menuju kematian
3. Paralelisme
Majas paralelisme hampir sama dengan majas repetisi, tetapi lebih banyak dipakai dalam puisi. Paralelisme dibagi menjadi dua, yaitu anafora dan epifora.
a. Anafora ialah pengulang kata atau frase yang terdapat di awal kalimat.
Contoh :
• Kamu lah segalanya untukku
• Kamu lah pujaan hati ini
• Kamu lah pelipur keresahan jiwa ini
b. Epifora ialah pengulangan kata atau frase yang terdapat di akhir kalimat.
Contoh :
• Kalau Kamu mau, aku akan datang
• Jika Kamu berkenan, aku akan datang
• Bila Kamu minta, aku akan datang
4. Klimaks
Majas klimaks ialah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut dengan menggunakan urutan kata yang makin lama, makin memuncak pengertiannya.
Contoh :
• Psikologi perkembangan mempelajari usia parental, balita, kanak-kanak, remaja, dewasa, sampai usia lanjut.
5. Anti Klimaks
Majas anti klimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut dengan menggunakan urutan kata-kata yang makin lama bertambah lemah pengertiannya.
Contoh :
• Jangankan seribu atau seratus, serupiah pun aku tak punya.
6. Majas okupasi
Majas okupasi adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan bantahan, tetapi kemudian diberi penjelasan atau diakhiri dengan kesimpulan.
Contoh :
• Merokok dapat mengganggu kesehatan, tetapi si perokok tidak bisa menghentikan kebiasaannya. Maka bermunculanlah pabrik-pabrik rokok karena untungnya banyak.
Sumber : http://www.kuliah.info/2015/10/pengertian-macam-macam-jenis-majas-lengkap-contoh.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar