Perjalanan Bersama Sumber Alam AA 17119 BL
Pict : Rizki Ardyan
Gombong
15 September 2015 saya melakukan perjalan dari Gombong ke Jakarta tepatnya
Lebak Bulus menggunakan moda transportasi umum bus. Saya menggunakan bus karena
saya memang lebih menyukai naik bus dibanding
menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan transportasi umum lainnya.
Selain dengan menggunakan bus dapat mengurangi kemacetan, bepergian menggunakan
transportasi umum juga dirasa lebih santai dibandingkan harus membawa kendaraan
pribadi.
Saya memilih bus PO.Sumber Alam karena saya sudah
memiliki 10 tiket PO.Sumber Alam dengan nama yang sama yang berarti dapat
ditukarkan dengan 1 tiket gratis. Untuk harga tiket Sumber Alam kelas AC Toilet
ini sebenarnya cukup terjangkau walaupun lebih mahal dibandingkan kereta kelas
Ekonomi atau tiket bus lain yang memiliki kelas yang sama, Rp 160.000 untuk
harga tiket Sumber Alam dengan kelas AC Toilet. Fasilitas yang diberikan
sebenarnya sangat standar, seperti air conditioner (AC), toilet, konfigurasi
seat 2-2 dengan jumlah 39 seat, terdapat foot rest dan arm rest.
Langsung saja ke catatan perjalan saya menggunakan bus
Sumber Alam ini, pada pukul 17.00 saya melakukan perjalanan menuju agen bus
Sumber Alam menggunakan ojek karena jaraknya yang lumayan jauh sekitar 13km,
pukul 17.30 saya sudah tiba di agen, 30 menit lebih awal dari jam kumpul yang
tertulis pada tiket. Setelah menunggu cukup lama sekitar hampir 2 jam akhirnya
bus yang ditunggu-tunggu pun datang walaupun bus telat.
Bus Sumebr Alam dengan nomor 19BL ini dari segi eksterior
cukup lumayan karena dengan balutan body buatan Laksana dengan model Legacy Sky
SR-1 Limited Edition, walaupun bukan model terbaru dari laksana namun body ini
masih terlihat elegan dan gagah. Yang saya suka dari 19BL ini yaitu menggunakan
chassis buatan China Golden Dragon yang dilengkapi dengan Suspensi Udara yang
membuat penumpang lebih nyaman, selain itu mesin Yuchai YC6L330 ini pun
memiliki tenaga yang besar yaitu 330 horse power. Oke lanjut dari segi interior
sebenarnya cukup elegan dengan lekukan-lekukan yg mewah, namun untuk interior
dari 19BL ini terlihat kurang terawat terlihat dari seat yang bunyi, ac yang
tidak bisa ditutup, namun untuk toilet cukup bersih tidak berbau pesing dan
persediaan air pun cukup memadai.
Berangkat dari agen Gombong sekitar pukul 19.30 dengan
hanya membawa 4 penumpang dari Jogja hingga Jakarta. Kondisi jalan yang ramai
membuat bus tidak dapat memacu kecepatannya hingga tiba di rest area milik
Sumber Alam didaerah Ajibarang sekitar pukul 21.10, penumpang dipersilahkan
untuk beristirahat dan makan malam. Karena hanya membawa 4 penumpang maka
istirahatnya tidak lama sekitar pukul 21.30 bus melanjutkan perjalanan. Masih dengan
kondisi yang tidak jauh beda dengan perjalanan dari Gombong ke Ajibarang tadi
bus pun hanya berjalan pelan hanya sekitar 50km/jam. Pada pukul 23.30 bus baru
memasuki tol Pejagan-Kanci karena kondisi jalan di Ketanggungan Brebes macet
parah karena ada pembetonan jalan sehingga harus melalui jalur alternative. Sepanjang
tol Pejagan-Kanci driver 19BL masih berjalan santai sekitar 75km/jam hingga
memasukin tol PaliKanci dan tol CiPali. Namun setelah melewati daerah Subang di
tol CiPali ternyata sang driver 19BL mulai memacu kecepatan busnya, bus-bus
Sumber Alam yang tadi berangkat terlebih dahulu pun mulai didahului oleh 19BL
ini sampai pada tol Jakarta-Cikampek jalanan pun mulai ramai namu driver 19BL
masih memacu kecepatan diatas 90km/jam. Perjalanan saya pun berakhir sekitar
pukul 03.00 tiba diterminal Lebak Bulus Jakarta Selatan, perjalanan yang cukup
cepat dengan kondisi jalan yang ramai dan bahkan macet cukup lama didaerah
Ketanggungan Brebes.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar